Honda Accord Hybrid Model Tahun 2023 hingga 2025 Kena Recall

3 Min Read
Honda Accord Two-Motor Hybrid Electric System. (Foto: Honda)

Bridgeout.id – American Honda secara sukarela mengumumkan penarikan kembali (recall) sekitar 256.000 unit kendaraan Honda Accord Hybrid model tahun 2023 hingga 2025 di Amerika Serikat.

Keputusan recall ini diambil setelah ditemukan adanya potensi masalah pada pemrograman perangkat lunak kendaraan. Masalah ini berpusat pada Integrated Control Module (ICM) yang dipasok oleh pihak ketiga.

Meskipun demikian, American Honda menegaskan bahwa mereka belum menerima laporan yang dikonfirmasi mengenai kecelakaan atau cedera yang terkait dengan isu ini.

Baca Juga: Maserati Grecale Lumina Blu Incaran di Segmen SUV Premium

Pemrograman yang salah pada Integrated Control Module (ICM)

Akar masalah recall ini terletak pada pemrograman perangkat lunak yang tidak tepat dari pemasok. Pemrograman yang salah pada Integrated Control Module (ICM) dapat menyebabkan modul tersebut mengalami reset saat kendaraan sedang beroperasi.

Reset mendadak ini berpotensi menyebabkan hilangnya daya dorong saat berkendara. Kehilangan daya saat mobil melaju tentu saja secara signifikan meningkatkan risiko kecelakaan atau cedera, membuat tindakan recall dan perbaikan perangkat lunak menjadi sangat penting demi keselamatan pengemudi.

Sebagai langkah korektif, American Honda telah meminta pemilik terdaftar dari semua kendaraan yang terdampak untuk segera membawa mobil mereka ke dealer Honda resmi.

Di sana, teknisi akan memprogram ulang ICM dengan perangkat lunak yang telah diperbarui dan ditingkatkan. Perbaikan ini sepenuhnya ditanggung oleh Honda. Pemilik kendaraan disarankan untuk segera melakukan perbaikan setelah menerima pemberitahuan resmi, atau dapat memeriksa status kendaraan mereka melalui situs web recalls.honda.com atau menghubungi layanan pelanggan.

Penarikan kembali ini bukan kali pertama terjadi pada jajaran model Honda Accord. Sebelumnya, Accord beberapa kali menghadapi isu recall terkait komponen yang berbeda.

Sebagai contoh, model-model Accord lawas pernah ditarik karena masalah pada airbag Takata yang bermasalah.

Baca Juga: Jeep Grand Wagoneer 2026, Menandai Era Baru SUV

Recall Juga Pernah Terjadi Karena Isu di Timing Belt

Selain itu, recall juga pernah terjadi karena isu pada timing belt atau masalah pada software lainnya di sistem rem atau kemudi. Menunjukkan bahwa recall adalah prosedur standar dalam industri otomotif untuk memastikan keamanan dan kualitas mobil dalam jangka panjang.

Isu software programming pada ICM yang dialami Accord Hybrid ini mencerminkan tren industri otomotif modern. Di mana kompleksitas perangkat lunak di kendaraan hybrid dan listrik semakin tinggi.

Meskipun ini spesifik pada Accord Hybrid, recall terkait perangkat lunak pada unit kontrol merupakan isu yang juga pernah dihadapi oleh pabrikan lain. Honda menekankan bahwa recall ini proaktif dan penting untuk menjaga reputasi kualitas mereka. Sekaligus menggarisbawahi komitmen untuk segera memperbaiki cacat produksi yang berpotensi membahayakan konsumen.

Meskipun recall dapat mengganggu, tindakan proaktif American Honda untuk segera mengumumkan dan memperbaiki isu ini penting untuk menjaga kepercayaan konsumen. Terutama pada lini produk hybrid yang semakin diandalkan.

Honda berharap dengan perbaikan perangkat lunak ICM yang cepat. Pengguna Accord Hybrid model 2023-2025 dapat terus menikmati kendaraan mereka dengan rasa aman dan nyaman.

Sumber: Honda

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *