Jual 4,6 Juta Unit Kendaraan, BYD Jadi Raja Mobil Listrik Dunia Kalahkan Tesla

Ramdan
By
Ramdan
Reporter
- Reporter
3 Min Read
BYD & DENZA (Dok. BYD)

Bridgeout.id – BYD menutup 2025 dengan mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 7,7 persen dengan total 4,6 juta unit di seluruh dunia. Produsen asal China itu berhasil mengalahkan Tesla yang beberapa tahun terakhir memimpin pasar EV (electric vehicle).

Melansir Caranddriver, peningkatan ini sebagian besar disebabkan oleh kenaikan penjualan kendaraan elektrifikasi sebesar 28 persen. Hampir setengah dari seluruh mobil yang dijual oleh BYD di seluruh dunia, termasuk Indonesia, adalah mobil listrik.

Pada saat yang sama, Tesla baru saja mengumumkan penurunan distribusi sebesar 9 persen menjadi 1,64 juta kendaraan di seluruh dunia sepanjang 2025. Ini memperburuk catatan produsen asal Amerika Serikat itu yang sudah menurun sejak tahun lalu.

Sementara BYD mengumumkan bahwa penjualan mobil listrik bertenaga baterai sepenuhnya naik sepanjang tahun lalu, sehingga totalnya lebih dari 2,25 juta unit. Hal ini membuat BYD pantas menjadi raja mobil listrik dunia saat ini.

Penurunan penjualan Tesla disebabkan beberapa hal, seperti CEO Elon Musk yang terlibat aktivitas politik. Selain itu, Tesla juga menghadapi persaingan ketat dari sejumlah merek China yang masif memasarkan mobil listrik dengan harga jauh lebih murah.

Imbasnya, penjualan Tesla alami penurunan sebesar 16 persen dalam tiga bulan terakhir pada 2025. Salah satu penyebabnya adalah penghapusan subsidi pemerintah yang membuat harga mobil listrik menjadi jauh lebih mahal.

Pada Oktober lalu, Tesla meluncurkan mobil dengan harga lebih rendah dari dua model terlarisnya di AS. Langkah itu dipercaya bisa menggenjot penjualan mobil listrik buatan mereka, khususnya di China.

Selain itu, Elon Musk memiliki tugas besar untuk meningkatkan penjualan dan nilai pasar saham Tesla dalam satu dekade mendatang. Kesepakatan tersebut sudah disetujui pemegang saham pada November dan membuat Musk bakal mendapat gaji hingga 1 triliun dolar AS.

Masih bagian dari kesepakatan, Musk juga harus menjual 1 juta robot humanoid dalam 10 tahun ke depan. Tesla diketahui telah berinvestasi besar-besaran dalam produk ‘Optimus' dan ‘Robotaxis' otonomnya.

Analis menyebut, peluncuran robotaxi dan teknologi otonom telah membantu menaikkan harga sahamnya ke rekor tertinggi yang sekaligus menjadi kunci bagi kinerja keseluruhan perusahaan.

 

 

 

 

 

BYD juga berhasil merajai pasar otomotif di Inggris dengan mencatatkan peningkatan penjualan sebesar 880 persen. Bahkan, mereka terlihat sangat tenang ketika produsen lokal kesulitan dengan rantai pasokan.

Kendati begitu, BYD juga memiliki pesaing kuat dari rival senegaranya, seperti Geely Group dan Xiaomi. Terlebih mereka juga telah membangun mobil yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen di negara tujuannya.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *