Bridgeout.id – Mercedes-Benz resmi memperkenalkan Mercedes-Maybach S-Class terbaru pada Maret 2026, sebuah mahakarya yang mendefinisikan ulang standar kemewahan otomotif global.
Peluncuran ini menjadi sangat istimewa karena bertepatan dengan perayaan 140 tahun penemuan mobil oleh Mercedes-Benz. Melalui lini Maybach, pabrikan asal Jerman ini tidak hanya menawarkan kendaraan, tetapi sebuah “oase ketenangan” yang menggabungkan presisi teknis dengan sentuhan emosional yang mendalam bagi para pemiliknya.
Fokus utama pada generasi terbaru ini adalah program kustomisasi MANUFAKTUR Made to Measure. Program ini memberikan kebebasan kreatif bagi konsumen untuk merancang kendaraan yang benar-benar unik dan personal.
Baca Juga: Mercedes-Benz G-Class Listrik Bawa Keliling Summoners Cup
Kustomisasi khas MANUFAKTUR
Hampir setiap unit Maybach S-Class yang keluar dari pabrik kini membawa setidaknya tiga elemen kustomisasi khas MANUFAKTUR. Hal ini membuktikan bahwa bagi konsumen kelas atas, eksklusivitas adalah mata uang utama dalam memilih sebuah sedan ultra-luks.
Para pelanggan kini dapat memilih dari palet warna yang sangat luas, mencakup lebih dari 150 warna eksterior dan 400 kombinasi warna interior. Salah satu inovasi terbaru adalah cat black sparkling dengan lapisan glass-flake yang memberikan efek kilau layaknya debu bintang saat terkena cahaya.
Selain itu, hadir pula warna verde silver magno yang memberikan kesan satin yang kuat namun tetap elegan, mempertegas otoritas visual tanpa harus terlihat mencolok.
Masuk ke dalam kabin, kemewahan MANUFAKTUR semakin terasa dengan pilihan material yang belum pernah ada sebelumnya. Untuk pertama kalinya, Maybach menawarkan opsi interior bebas kulit menggunakan tekstil “Mirville” berkualitas tinggi yang dipadukan dengan piping putih dan jahitan berlian terbuka.
Bagi pecinta material tradisional, tersedia kombinasi warna baru seperti tobacco/black dan carmine red/black yang pengerjaannya dilakukan secara manual dengan ketelitian tingkat tinggi di studio Sindelfingen.
Mercedes-Benz Operating System (MB.OS)
Sisi teknologi juga mengalami lompatan besar dengan debut Mercedes-Benz Operating System (MB.OS). Sistem ini ditenagai oleh AI generatif yang mencakup ChatGPT-4o dan Google Gemini melalui MBUX Virtual Assistant.
Teknologi ini memungkinkan interaksi yang lebih natural dan intuitif, menjadikan kendaraan ini bukan sekadar alat transportasi, melainkan asisten digital yang cerdas. Semua fitur canggih ini ditampilkan melalui MBUX Superscreen yang megah di bagian dasbor.
Kenyamanan penumpang belakang tetap menjadi prioritas utama dengan fitur automatic comfort doors dan kursi eksekutif yang menyerupai lounge mewah. Detail-detail kecil seperti logo Mercedes-Benz pada velg yang tetap tegak berkat mekanisme ball-bearing khusus menunjukkan dedikasi Maybach terhadap kesempurnaan.
Baca Juga: BMW i3 50 xDrive Resmi Meluncur, Era Baru Neue Klasse
Di dalam kabin, tersedia pula kompartemen berpendingin serta gelas sampanye perak dari Robbe & Berking untuk melengkapi pengalaman perjalanan yang paripurna.
Mercedes-Maybach S-Class Bermesin V12
Dari sektor performa, Mercedes-Maybach S-Class 2026 menawarkan berbagai pilihan mesin yang bertenaga namun tetap halus. Varian S 680 tetap mempertahankan mesin V12 yang legendaris di pasar tertentu, sementara varian lainnya didukung teknologi mild-hybrid dan plug-in hybrid (S 580 e) yang menawarkan jangkauan elektrik hingga 100 kilometer. Kehalusan berkendara ini disempurnakan oleh suspensi udara AIRMATIC yang mampu memprediksi kondisi jalan melalui data Cloud.
Produksi massal Mercedes-Maybach S-Class ini dijadwalkan dimulai pada April 2026 di Factory 56, Sindelfingen. Salah satu fasilitas produksi paling modern di dunia.
Adanya kombinasi antara warisan sejarah 140 tahun dan teknologi masa depan, kendaraan ini diprediksi akan memperkuat posisi Mercedes-Maybach. Sebagai pilar strategis dalam segmen kendaraan top-end. Maybach S-Class bukan sekadar mobil, melainkan pernyataan status dan pencapaian seni otomotif tertinggi.
Sumber: Mercedes-Benz

