BMW M350 xDrive Pertahankan Mesin Bensin, Ini 5 Keunggulannya!

4 Min Read
BMW M350 xDrive

Bridgeout.id – BMW resmi memperkenalkan generasi terbaru BMW Seri 3 dengan membawa bahasa desain Neue Klasse. Meski varian Listrik murni (BEV) meluncur dalam wujud BMW i3, pabrikan asal Jerman ini menegaskan komitmen pendekatan terbuka terhadap teknologi (technology-open approach).

BMW tetap mempertahankan opsi mesin pembakaran dalam (Internal Combustion Engine / ICE) bermesin bensin yang dipadukan dengan teknologi mild hybrid 48V.

Lini mesin bensin BMW Seri 3 terbaru dipimpin oleh varian flagship yang sangat sporty, yakni BMW M350 xDrive. Model M Performance ini hadir mengusung karakter legendaris mesin 6-silinder segaris khas BMW.

1. Dapur Pacu 6-Silinder Segaris Bertenaga 443 HP

Di balik kap mesinnya, BMW M350 xDrive dibekali mesin bensin 3.0 liter 6-silinder segaris yang didukung teknologi mild hybrid 48V dengan starter generator terintegrasi pada poros engkol. Perpaduan ini mampu memuntahkan tenaga maksimal hingga 326 kW / 443 hp.

Tenaga melimpah ini memungkinkan BMW M350 xDrive melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam waktu 4,1 detik, sebelum mencapai kecepatan puncak yang dibatasi secara elektronik pada 250 km/jam.

2. Fitur ‘Drift Moment' untuk Sensasi Penggerak Roda Belakang

Sensasi berkendara yang emosional menjadi nilai jual utama varian M Performance ini. BMW menyematkan fitur baru bernama Drift Moment yang dapat diaktifkan melalui layar kontrol pusat (Central Display).

Saat fitur Drift Moment diaktifkan, sistem secara khusus menyalurkan seluruh tenaga mesin hanya ke roda belakang. Fitur ini memberikan sensasi sliding atau drifting yang sebelumnya hanya bisa dinikmati pada model high-performance murni buatan divisi BMW M GmbH.

3. Aksesori M Performance dan Lampu Depan ‘M Yellow Lights'

Secara visual, BMW M350 xDrive tampil memikat dengan proporsi sedan sporty 2.5-box khas BMW. Garis bahu yang tegas, wheel arch lebar, dan gagang pintu flush-fitting yang menyatu secara otomatis mempertegas estetika modernnya.

Ciri khas paling kentara pada BMW M350 xDrive adalah penggunaan lampu depan M Yellow Lights yang diadaptasi langsung dari desain mobil balap. Mobil ini juga dilengkapi paket suspensi Adaptive M suspension secara standar serta opsi velg aloi berukuran 18 hingga 20 inci.

4. Kokpit Digital BMW Panoramic iDrive dan Sistem Operating System X

Interior BMW M350 xDrive mengusung tatanan kokpit berorientasi pengemudi dengan sistem operasional BMW Panoramic iDrive berbasis BMW Operating System X (berbasis AOSP).

Empat elemen utama mendefinisikan kokpit digital ini:

  • BMW Panoramic Vision: Memproyeksikan informasi berkendara secara melintang di dasar kaca depan.
  • BMW 3D Head-Up Display: Menampilkan navigasi dan data kecepatan interaktif.
  • Layar Sentuh Pusat 17,9 Inci: Mengarah langsung ke posisi pengemudi.
  • Kemudi M Multifungsi: Desain anyar dengan tombol intuitif dan integrasi asisten suara berbasis AI Amazon Alexa+.

5. Asisten Bantuan Berkendara Otonom SAE Level 2 dan Motorway Assistant

BMW M350 xDrive dibekali teknologi keselamatan aktif dan asisten pengemudi berbasis kecerdasan buatan (AI) tingkat lanjut. Fitur Motorway Assistant memungkinkan pengendara mengemudi tanpa memegang roda kemudi (hands-free driving) pada kecepatan hingga 130 km/jam di wilayah hukum yang mendukung.

Sistem pengereman dan kendali dinamis ditopang oleh BMW Driving Stack khusus kendaraan bermesin konvensional yang telah disempurnakan selama puluhan tahun demi menjaga kepresisian pengendalian di berbagai kondisi jalan.

Sumber: BMW

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *