Bridgeout.id – Kehadiran fitur Vehicle to Load (V2L) mulai menjadi salah satu teknologi yang diperhitungkan pada kendaraan elektrifikasi. Fitur ini memungkinkan mobil berfungsi sebagai sumber listrik eksternal untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik tanpa memerlukan genset tambahan.
Salah satu model yang telah mengadopsi teknologi tersebut adalah Chery Tiggo 9 CSH (Chery Super Hybrid). SUV plug-in hybrid ini mampu mengalirkan daya listrik hingga 6.600 watt, kapasitas yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan berbagai perangkat elektronik dalam satu waktu.
Kemampuan V2L pada Chery Tiggo 9 CSH memungkinkan kendaraan digunakan sebagai sumber listrik portabel ketika berada di luar ruangan maupun dalam kondisi darurat.
Dengan output mencapai 6,6 kW, mobil ini mampu menyuplai daya untuk televisi, sistem audio, komputer, lampu penerangan, hingga kulkas portabel secara bersamaan.
Kapasitas tersebut membuat Tiggo 9 CSH dapat dimanfaatkan saat berkemah, piknik keluarga, maupun berbagai aktivitas luar ruang yang membutuhkan pasokan listrik tanpa harus membawa generator terpisah.
Selain menunjang kegiatan rekreasi, fitur ini juga dapat dimanfaatkan sebagai sumber listrik sementara ketika terjadi pemadaman listrik di rumah sehingga sejumlah perangkat penting tetap dapat beroperasi.
Dibuktikan Saat Nobar Final Piala Dunia

Kemampuan tersebut belum lama ini diuji langsung oleh komunitas OtoBogor dalam kegiatan Ngariung Pesta Bola yang berlangsung di kawasan Puncak, Bogor, pada 19–20 Juli 2026.
Dalam acara tersebut, satu unit Chery Tiggo 9 CSH menjadi sumber listrik utama selama acara berlangsung.
Pasokan listrik dari kendaraan digunakan untuk mengoperasikan televisi, komputer, perangkat audio, serta sistem penerangan yang digunakan peserta untuk menyaksikan laga final Piala Dunia antara Argentina dan Spanyol.
Selama digunakan, sistem V2L tetap mampu menyuplai kebutuhan listrik hingga kapasitas baterai tersisa sekitar 10 persen, sebelum mesin kendaraan otomatis aktif untuk mengisi ulang baterai.
Dibekali Sistem Hybrid Berperforma Tinggi
Tidak hanya mengandalkan fitur V2L, Chery Tiggo 9 CSH juga membawa sistem Chery Super Hybrid (CSH) yang menggabungkan mesin bensin 1.500 cc turbo Dedicated Hybrid Engine (DHE) dengan tiga motor listrik.
Kombinasi tersebut menghasilkan tenaga gabungan hingga 398 hp dan torsi maksimum 650 Nm, sehingga SUV ini mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 5,4 detik.
Mobil ini menggunakan transmisi Dedicated Hybrid Transmission (3DHT) tiga percepatan yang dirancang khusus untuk sistem hybrid.
Jarak Tempuh EV hingga 180 Kilometer
Tiggo 9 CSH dibekali baterai berkapasitas 34,46 kWh yang diklaim mampu membawa kendaraan melaju hingga 180 kilometer dalam mode listrik murni.
Jika dikombinasikan dengan mesin bensin, jarak tempuh total kendaraan diklaim dapat melampaui 1.400 kilometer.
Proses pengisian baterainya juga mendukung fast charging, sehingga kapasitas baterai dapat meningkat dari 30 persen menjadi 80 persen hanya dalam sekitar 16,5 menit.
Selain mengusung teknologi elektrifikasi, SUV tujuh penumpang ini juga dibekali berbagai fitur kenyamanan.
Di dalam kabin tersedia layar infotainment 15,6 inci beresolusi 2K yang ditenagai chipset Snapdragon 8155, sistem audio Sony 14 speaker, speaker pada sandaran kepala, ventilated dan heated seat, hingga Queen Lying Mode untuk meningkatkan kenyamanan penumpang.
Pada sektor keselamatan, Tiggo 9 CSH dibangun menggunakan platform T2X dengan komposisi sekitar 85 persen baja berkekuatan tinggi (High Strength Steel).
SUV ini juga dilengkapi sekitar 17 hingga 20 fitur Advanced Driver Assistance Systems (ADAS), Automatic Parking Assist, serta 10 airbag sebagai perlindungan pasif bagi seluruh penumpang.
Dengan kombinasi sistem plug-in hybrid, kemampuan V2L berdaya besar, serta kelengkapan fitur kenyamanan dan keselamatan, Chery Tiggo 9 CSH menunjukkan bahwa kendaraan elektrifikasi tidak hanya berfungsi sebagai alat transportasi, tetapi juga dapat menjadi sumber energi yang mendukung berbagai aktivitas, mulai dari rekreasi hingga kebutuhan darurat.

