Freelander 8, SUV EV Mewah Hasil Kolaborasi Chery-JLR

4 Min Read
Freelander 8

Bridgeout.id – Aliansi strategis antara Chery dan Jaguar Land Rover (JLR) resmi memperkenalkan wujud produksi dari model perdana mereka, Freelander 8.

Debut ini menandai kembalinya nama ikonik Freelander sebagai entitas kendaraan listrik (Electric Vehicle) murni yang bertransformasi dari konsep menuju realitas.

Mengusung filosofi desain “boxy” yang tangguh namun modern, Freelander 8 dijadwalkan mulai merambah pasar pada paruh kedua tahun 2026, memadukan warisan desain Inggris dengan kecanggihan teknologi Tiongkok.

Freelander 8 Berkarakter Off-Road

Secara visual, Freelander 8 mempertahankan karakter off-road yang kuat dengan garis tubuh tegas dan siluet trapesium yang melebar di bagian bawah.

Baca Juga: BMW M2 Turbo Design Edition 2026, Penghormatan Modern untuk Legenda 2002 Turbo

Bagian fasia depan mengadopsi desain tertutup khas mobil listrik dengan lampu utama berbentuk blok persegi yang memberikan identitas visual hardcore.

Detail modern seperti gagang pintu semi-tersembunyi, lengkungan roda yang lebar, serta penggunaan roof rails. Semakin mempertegas posisinya sebagai SUV petualang yang siap menghadapi berbagai medan namun tetap terlihat elegan di perkotaan.

Sisi strategis dari kerja sama ini terlihat jelas pada integrasi teknologi mutakhir yang disematkan. Freelander 8 akan menjadi standar baru dalam berkendara cerdas berkat dukungan sistem Huawei Qiankun ADS 5.

Sensor LiDAR 896-line milik Huawei

Kendaraan ini dilengkapi dengan sensor LiDAR 896-line milik Huawei yang terpasang di atap, memberikan dukungan perangkat keras superior untuk fitur mengemudi otonom tingkat lanjut.

Sinergi dengan raksasa teknologi ini menunjukkan ambisi Chery-JLR untuk memimpin segmen SUV mewah yang cerdas di pasar global.

Di balik kap mesinnya, Freelander 8 dibangun di atas platform arsitektur iMax terbaru yang sangat fleksibel. Platform ini mendukung tiga opsi powertrain: listrik berbasis baterai (BEV), range-extended (EREV), dan plug-in hybrid (PHEV).

Keunggulan utamanya terletak pada sistem tegangan tinggi 800V yang dipadukan dengan baterai “Xiaoyao” hasil pengembangan bersama CATL.

Baterai khusus medan berat ini mendukung pengisian daya super cepat dengan peak rate hingga 6C. Memungkinkan pengisian energi yang sangat efisien dalam waktu singkat.

Freelander 8 punya Target Pasar

Target pasar Freelander 8 berada di segmen SUV all-terrain energi baru kelas atas dengan rentang harga 300.000 hingga 400.000 RMB (sekitar Rp650 juta hingga Rp870 juta).

Baca Juga: Honda Perkenalkan Logo H Baru, Jadi Simbol Transformasi

Dengan posisi harga tersebut, Freelander 8 akan berhadapan langsung dengan pemain mapan seperti Tank 700 Hi4-T, Li Auto L8, dan AITO M7.

Strategi penentuan harga ini menunjukkan kepercayaan diri Chery dan JLR untuk merebut pangsa pasar konsumen menengah ke atas. Tentunya  yang menginginkan kendaraan ramah lingkungan tanpa mengorbankan kemampuan off-road.

Rencana jangka panjang merek ini sangat ambisius, dengan target meluncurkan enam model baru dalam lima tahun ke depan. Ekspansi akan dimulai dari pasar Tiongkok sebelum secara bertahap merambah ke pasar global utama.

Kolaborasi ini bukan sekadar tentang menghidupkan kembali nama lama, melainkan sebuah langkah taktis. Sedianya menggabungkan keahlian teknik Land Rover dalam kendaraan segala medan dengan kecepatan inovasi digital dan ekosistem rantai pasok baterai yang dikuasai Chery di Tiongkok.

Sumber: Freelander

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *