Ducati DesertX V2 Resmi Mengaspal di Indonesia

4 Min Read

Bridgeout.id Pasar sepeda motor petualang (adventure) premium di Tanah Air kedatangan penantang baru yang tangguh. Ducati Indonesia secara resmi meluncurkan Ducati DesertX V2, generasi kedua dari lini adventure enduro legendaris milik pabrikan Borgo Panigale.

Kehadiran motor ini di Indonesia terhitung cepat, menyusul debut globalnya di ajang Ducati World Première 2026 di Bologna pada Februari lalu.

Datang dengan pembaruan menyeluruh dari nol, DesertX V2 mempertegas ambisi Ducati dalam mendominasi segmen motor petualang kelas berat yang mampu melahap jalan raya maupun jalur off-road ekstrem.

Ketangguhan model terbaru ini bukan sekadar klaim di atas kertas. Pengembangan rekayasa komponen pada DesertX V2 lahir langsung dari DNA dan pengalaman empiris Ducati di berbagai ajang reli enduro paling menyiksa di dunia, mulai dari Erzbergrodeo, Rally of Albania, Transanatolia, hingga reli ketahanan ribuan kilometer gurun pasir di NORRA Mexican 1000 Rally.

Jantung Pacu Ringan V2 890 cc Berteknologi IVT

Sektor performa menjadi menu utama dalam pembaruan generasi kedua ini. Ducati membenamkan mesin Ducati V2 berkapasitas 890 cc. Dapur pacu ini diklaim sebagai mesin dua silinder (twin-cylinder) dengan konfigurasi empat katup per silinder paling ringan yang pernah diproduksi dalam sejarah Ducati.

Mesin modular ini telah dipersenjatai teknologi canggih IVT (Variable Intake Valve Timing) untuk menghasilkan respons tenaga yang instan dan merata di seluruh rentang putaran mesin (RPM). Racikan mekanis tersebut sanggup memuntahkan:

  • Tenaga Maksimal: 110 hp
  • Torsi Puncak: 92 Nm

Lompatan teknologi paling signifikan juga terlihat pada arsitektur sasis. Ducati menanggalkan konsep lama dan menerapkan rangka monokok baru yang menjadikan bongkahan mesin sebagai elemen struktural utama sekaligus ruang kotak udara (airbox). Desain mutakhir ini membuat postur motor menjadi jauh lebih ringkas, kaku, ringan, dan meningkatkan presisi pengendalian (handling).

Pada sektor buritan, rangka trellis khas Ducati tetap dipertahankan namun dioptimalkan agar memudahkan perawatan berkala. Rangka belakang ini dikawinkan dengan lengan ayun (swingarm) aluminium khusus untuk meredam beban berat saat melibas gundukan ekstrem.

Kaki-Kaki Kayaba dan Pengereman Brembo Kelas Wahid

Menilik area kaki-kaki, DesertX V2 mengadopsi suspensi depan fork Kayaba terbaru dengan pengaturan hidrolik independen yang memberikan redaman super halus. Sementara suspensi belakangnya disokong oleh sistem linkage progresif untuk menjaga kenyamanan berkendara di medan kasar.

Perangkat pengereman premium besutan Brembo M4.32 monobloc yang menjepit cakram ganda berukuran 305 mm di bagian depan. Komponen pengereman ini dirancang khusus untuk memberikan gigitan yang seimbang antara kebutuhan kontrol grip tanah (off-road) dan performa deselerasi di aspal (on-road).

Sebagai motor penjelajah sejati, Ducati mempertahankan lingkar roda ideal berukuran 21 inci di depan dan 18 inci di belakang. Velg tangguh tersebut dibalut oleh ban dual-purpose Pirelli Scorpion Rally Street berukuran 90/90 (depan) dan 150/70 (belakang).

Guna menjinakkan keliaran tenaganya, paket elektronik super lengkap bawaan Ducati telah disematkan. Mulai dari beberapa tingkatan riding modes hingga intervensi kontrol traksi khusus off-road siap memandu pengendara. Baik tingkat pemula maupun profesional, untuk mengeksplorasi kemampuan berkendara secara bertahap dan aman.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *