Hyundai Ungkap Alasan Masih Jual Stargazer Model Lama

2 Min Read
Hyundai Stargazer (Dok./Bridgeout.id)

Bridgeout.id – Hyundai Motors Indonesia (HMID) masih memajang dan menjual Hyundai Stargazer model lama di ajang Indonesia International Motor Show 2026 (IIMS) yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada 5–15 Februari 2026. Kehadiran model terdahulu ini cukup menarik perhatian karena dipamerkan berdampingan dengan Hyundai Stargazer Cartenz sebagai model terbaru.

Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, menjelaskan bahwa keputusan mempertahankan penjualan Stargazer model lama dilatarbelakangi oleh permintaan pasar yang masih ada. Menurutnya, sebagian konsumen Indonesia masih mencari Stargazer generasi sebelumnya karena banderol harganya lebih terjangkau dibandingkan model anyar.
“Memang saat ini kami masih memiliki beberapa unit Stargazer lama. Selama masih ada konsumen yang mencari, tentu kami tetap tawarkan. Kami melihat masih ada kebutuhan kendaraan dengan harga lebih rendah, termasuk dari konsumen fleet,” ujar Frans di sela pameran IIMS 2026.

Meski demikian, HMID menegaskan bahwa fokus pemasaran ke depan akan diarahkan sepenuhnya ke Stargazer Cartenz sebagai model utama. Namun, selama stok model lama masih tersedia dan permintaan masih ada, Hyundai berkomitmen untuk tetap melayani kebutuhan konsumen.
“Ke depannya kami pasti fokus ke model terbaru, setelah semua permintaan dari model lama dapat kami penuhi,” tambah Frans.

Alasan serupa disampaikan Chief Sales Officer HMID, Nina Violenty. Ia mengungkapkan bahwa stok Stargazer lama memang sudah terbatas, karena saat ini pabrikan lebih memprioritaskan produksi Stargazer Cartenz yang hadir dengan desain lebih kokoh dan penyegaran di sejumlah aspek.
“Masih ada konsumen yang mencari Stargazer lama, baik versi Stargazer maupun Stargazer X. Selama unitnya masih ada, kami tawarkan. Ke depannya, kami akan fokus ke satu model terbaru, yakni Cartenz series,” jelas Nina.

Sebagai informasi, Hyundai Stargazer model lama dipasarkan dalam empat varian: Active, Trend, Style, dan Prime. Harga on the road Jakarta berada di kisaran Rp271,5 juta hingga Rp331,9 juta. Dari sisi performa, MPV ini dibekali mesin bensin 1.497 cc, 4 silinder, 16 katup yang menghasilkan tenaga 115 PS pada 6.300 rpm dan torsi 144,1 Nm pada 4.500 rpm, dipadukan dengan pilihan transmisi manual 6-percepatan atau otomatis IVT.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *