Hyundai Ungkap Alasan Masih Jual Stargazer Model Lama

3 Min Read
Hyundai Stargazer (Dok./Bridgeout.id)

Bridgeout.idPT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menempuh langkah unik pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Agen pemegang merek asal Korea Selatan ini terpantau masih memajang dan menjual Hyundai Stargazer model lama, berdampingan langsung dengan suksesor terbarunya, Hyundai Stargazer Cartenz.

Langkah mempertahankan model terdahulu di tengah peluncuran produk baru ini sengaja diambil untuk mengakomodasi ceruk pasar yang dinilai masih potensial, terutama dari kalangan konsumen yang sensitif terhadap perubahan harga.

Chief Operating Officer HMID, Fransiscus Soerjopranoto, mengungkapkan bahwa varian lama dihadirkan kembali karena masih adanya permintaan kuat dari konsumen lokal, termasuk kebutuhan dari segmen pembeli borongan (fleet).

Memang saat ini kami masih memiliki beberapa unit Hyundai Stargazer model lama. Selama masih ada konsumen yang mencari, tentu kami tetap tawarkan. Kami melihat masih ada kebutuhan kendaraan dengan harga lebih rendah, termasuk dari konsumen fleet,” ujar Frans di sela pameran IIMS 2026.

Meskipun demikian, Frans menegaskan bahwa strategi jangka panjang perusahaan akan dialihkan sepenuhnya untuk mengawal penjualan Stargazer Cartenz. “Ke depannya kami pasti fokus ke model terbaru, setelah semua permintaan dari Hyundai Stargazer model lama dapat kami penuhi,” tambahnya.

Stok Terbatas, Fokus Transisi ke Cartenz Series

Senada dengan Frans, Chief Sales Officer HMID, Nina Violenty, memaparkan bahwa ketersediaan unit untuk Stargazer model terdahulu kini sudah memasuki fase kritis atau sangat terbatas.

Hal ini terjadi lantaran fasilitas perakitan lokal Hyundai telah memprioritaskan lini produksi untuk model teranyar yang memiliki eksterior lebih kokoh.

“Masih ada konsumen yang mencari Stargazer lama, baik versi Stargazer maupun Stargazer X. Selama unitnya masih ada, kami tawarkan. Ke depannya, kami akan fokus ke satu model terbaru, yakni Cartenz series,” jelas Nina.

Di pasar Indonesia, sisa stok Hyundai Stargazer model lama ini ditawarkan dalam empat varian utama. Di antaranya Active, Trend, Style, dan pilihan tertinggi Prime. Mengenai nilai ekonomisnya, Low MPV ini dibanderol dengan harga On The Road (OTR) Jakarta mulai dari Rp271,5 juta hingga Rp331,9 juta.

Spesifikasi Teknis Hyundai Stargazer Model Lama

Sebagai panduan komparasi bagi calon konsumen, berikut adalah tabel data spesifikasi teknis dan performa dari Hyundai Stargazer model lama yang masih dipasarkan di IIMS 2026:

Sektor Spesifikasi Detail Teknis / Komponen
Kapasitas Mesin 1.497 cc (1.5L)
Konfigurasi Mesin Bensin, 4 Silinder, 16 Katup
Tenaga Maksimum 115 PS @ 6.300 rpm
Torsi Puncak 144,1 Nm @ 4.500 rpm
Pilihan Transmisi Manual 6-percepatan / Otomatis IVT (Intelligent Variable Transmission)
Pilihan Varian Active, Trend, Style, Prime
Rentang Harga (OTR Jakarta) Rp271.500.000 – Rp331.900.000

Melalui kombinasi performa mesin 1.5L yang responsif serta harga yang lebih kompetitif, model lama ini diproyeksikan menjadi opsi alternatif yang rasional. Pastinya bagi konsumen keluarga maupun operasional perusahaan sebelum lini Stargazer sepenuhnya digantikan oleh era Cartenz series.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *