Bridgeout.id – Pasar SUV mewah di segmen premium D-SUV kembali bergairah setelah Lexus mengumumkan pembaruan komprehensif untuk lini Lexus NX. Tidak sekadar penyegaran tampilan (facelift), SUV mid-size terlaris dari pabrikan Jepang ini membawa lompatan besar melalui adopsi teknologi elektrifikasi generasi ke-6.
Satu hal yang paling menarik bagi calon konsumen mobil mewah adalah fleksibilitas yang ditawarkan. Lexus menyediakan dua opsi dapur pacu berteknologi ramah lingkungan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas harian: NX 350h bertipe Self-Charging Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan NX 450h+ berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).
1. Lexus NX 450h+ (PHEV): Efisiensi Maksimal dengan Jangkauan EV Luas
Bagi konsumen yang menginginkan sensasi berkendara layaknya mobil listrik murni (Battery Electric Vehicle) tanpa rasa khawatir akan kehabisan daya saat perjalanan jauh, Lexus NX 450h+ adalah jawabannya.
Didukung baterai lithium-ion berkapasitas 23 kWh, varian PHEV ini mampu menjelajah secara murni menggunakan daya listrik hingga lebih dari 100 km (standar WLTP). Keistimewaan utama lainnya terletak pada hadirnya fitur pengisian daya cepat DC Fast Charging. Dengan fitur ini, baterai dapat terisi dari 10% hingga 80% hanya dalam waktu 30 menit.
Dari sektor performa, gabungan mesin 2.5-liter dan sistem hibrida terbarunya memuntahkan tenaga total hingga 307 DIN hp, memungkinkan akselerasi 0–100 km/jam tuntas dalam waktu 6,1 detik saja. Fitur stopkontak AC 1.500W juga disematkan agar mobil dapat difungsikan sebagai sumber listrik portabel (mobile power supply).
2. Lexus NX 350h (HEV): Kepraktisan Murni Tanpa Perlu Charging
Sementara itu, bagi konsumen yang menginginkan efisiensi bahan bakar tingkat tinggi tanpa perlu repot melakukan pengisian daya dari colokan listrik, Lexus NX 350h menjadi opsi paling realistis.
Mengusung sistem self-charging hybrid, baterai lithium-ion pada NX 350h kini lebih ringan (turun dari 32,7 kg menjadi 23,5 kg) namun memiliki sistem pendinginan yang lebih optimal. Mesin ini menghasilkan output tenaga sebesar 199 DIN hp dan sanggup melaju 0–100 km/jam dalam 7,3 detik (versi AWD) atau 7,7 detik (versi FWD). Sistem hibrida generasi baru ini dirancang untuk mencatatkan angka emisi CO₂ terbaik di kelasnya.
Persamaan dan Penyegaran Fitur Mewah
Baik varian HEV maupun PHEV kini disokong oleh konstruksi sasis yang lebih kaku, pengurangan bobot sistem hibrida hingga 10 kg melalui penggabungan Power Control Unit (PCU) dan transaxle, serta kapasitas tarik beban (towing capacity) yang kini meningkat menjadi 1.500 kg.
Di dalam kabin, kedua varian disuguhi bahasa desain kokpit modern berteknologi Responsive Hidden Switches, layar infotainment 14 inci, panel meter digital 12,3 inci, serta paket keselamatan aktif Lexus Safety System +. Kenyamanan interior dipuncak dengan fitur Sensory Concierge yang menyelaraskan pencahayaan, suhu, hingga aroma wewangian di dalam kabin.
Perbandingan Spesifikasi Utama: Lexus NX 450h+ vs Lexus NX 350h
| Spesifikasi / Fitur | Lexus NX 450h+ (PHEV) | Lexus NX 350h (HEV) |
| Sistem Penggerak | Plug-in Hybrid (PHEV) / AWD | Self-Charging Hybrid (HEV) / AWD & FWD |
| Mesin Utama | 2.5-liter 4-Silinder Segaris | 2.5-liter 4-Silinder Segaris |
| Total Output Tenaga | 307 DIN hp (226 kW) | 199 DIN hp (146 kW) |
| Akselerasi (0-100 km/jam) | 6,1 detik | 7,3 detik (AWD) / 7,7 detik (FWD) |
| Jarak Tempuh Mode EV | > 100 km (WLTP) | Beroperasi secara otomatis (Self-Charging) |
| Pengisian Daya (DC Fast) | Ada (10-80% dalam 30 menit) | Tidak Ada |
| Fitur Daya Tambahan | Stopkontak AC 1.500 W | – |
| Bobot Kosong (Kerb Weight) | 2.050 – 2.130 kg | 1.730 – 1.870 kg |
| Kapasitas Towing | 1.500 kg | 1.500 kg |
Sumber: Lexus

