Bridgeout.id – Kehadiran Denza D9 DM-i di pasar mobil premium Eropa langsung mencuri perhatian berkat efisiensi energinya yang luar biasa. Rahasia utama di balik performa impresif MPV mewah berkapasitas tujuh penumpang ini terletak pada jantung mekanisnya.
Mengadopsi teknologi besutan BYD Group yang dinamai Super Hybrid DM-i AWD (Dual Mode Intelligent & All-Wheel Drive), sistem ini menawarkan fleksibilitas tinggi tanpa mengorbankan tenaga.
Denza D9 DM-i Pakai Tiga Motor Elektrik
Secara arsitektur mekanis, Denza D9 DM-i memadukan mesin bensin 1.5-liter 4-silinder dengan induksi turbocharger yang menghasilkan tenaga 120 PS. Dapur pacu konvensional ini tidak bekerja sendirian, melainkan disokong oleh tiga motor elektrik sekaligus.
Komposisinya terdiri dari dua motor penggerak—satu di poros roda depan (231 PS) dan satu di poros roda belakang (61 PS) untuk sistem penggerak semua roda—serta satu motor generator tambahan.
Ketika dikombinasikan, seluruh sistem ini mampu menyemburkan tenaga masif hingga 353 PS (260 kW) dengan torsi instan khas motor listrik. Menariknya, cara kerja sistem hibrida ini dikendalikan sepenuhnya secara otomatis oleh komputer pintar atau Power Control Unit.
Sistem cerdas ini akan terus-menerus memikirkan dan membagi konfigurasi berkendara paling efisien sepanjang perjalanan, tanpa membutuhkan intervensi manual dari sang pengemudi.
2 Mode Berkendara
Secara garis besar, mobil ini memiliki dua mode utama yang bisa dipilih pengguna, yaitu EV Mode (daya listrik murni) dan HEV Mode (mode hibrida cerdas). Saat beroperasi di dalam kota dengan jarak tempuh harian, pengemudi bisa memanfaatkan EV Mode.
Di mode ini, Denza D9 murni mengandalkan daya dari Blade Battery berkapasitas 58,5 kWh untuk menggerakkan roda depan dan belakang, menghasilkan sensasi berkendara senyap bebas emisi hingga sejauh 210 km.
Hebatnya, saat deselerasi atau pengemudi menginjak pedal rem dalam EV Mode, sistem regenerative braking akan langsung aktif. Sistem ini bertugas menangkap kembali energi kinetik yang terbuang saat mobil melambat, mengubahnya menjadi energi listrik, lalu menyalurkannya kembali untuk mengisi daya baterai secara otomatis di jalanan berjalan.
Sementara itu, saat baterai mulai menipis atau ketika mobil membutuhkan dorongan tenaga ekstra, sistem komputer akan secara mulus mengaktifkan HEV Mode. Di dalam mode hibrida ini, komputer pintar akan secara dinamis berpindah di antara lima konfigurasi adaptif.
Uniknya, pada sebagian besar kondisi hybrid, mesin bensin 1.5-liter turbo tidak langsung memutar roda, melainkan bertindak sebagai generator stasioner yang efisien untuk menyuplai daya listrik langsung ke motor penggerak dan menjaga kapasitas baterai tetap ideal.
Namun, pada momen-momen langka tertentu seperti saat pengemudi melakukan akselerasi ekstrem di jalan tol atau melaju dalam kecepatan tinggi yang konstan, sistem kopling mekanis akan mengunci.
Pada kondisi ini, mesin bensin akan turun tangan langsung bergabung bersama dual motor elektrik untuk memutar roda secara bersamaan demi memuntahkan performa maksimal.
Potensi Denza D9 DM-i
Kolaborasi total ini memungkinkan MPV bongsor seberat hampir 2,9 ton ini melesat dari 0-100 km/jam hanya dalam kurun waktu 8,6 detik.
Melalui manajemen energi cerdas inilah Denza D9 DM-i mampu memangkas konsumsi bahan bakar secara drastis sekaligus memberikan jarak tempuh total hingga 950 km.
Konsumen di Eropa kini bisa menikmati sebuah MPV premium berukuran besar yang tidak hanya mewah dan lapang untuk keperluan bisnis atau keluarga, namun juga sangat adaptif dan ramah kantong berkat efisiensi sistem Super Hybrid cerdas dari BYD.
Tabel Spesifikasi Teknis Denza D9 DM-i
| Komponen / Fitur Utama | Spesifikasi |
| Dimensi (P x L x T) | 5.250 mm x 1.960 mm x 1.900 mm |
| Jarak Sumbu Roda (Wheelbase) | 3.110 mm |
| Bobot Kosong (Kerb Weight) | 2.895 kg |
| Sistem Penggerak Roda | All-Wheel Drive (AWD) |
| Radius Putar Minimum | 5,85 meter |
| Spesifikasi Mesin Bensin | 1.5L 4-Silinder Turbocharged |
| Tenaga / Torsi Maks Mesin Bensin | 120 PS (88 kW) / 220 Nm |
| Tenaga Motor Elektrik Depan | 231 PS (170 kW) |
| Tenaga Motor Elektrik Belakang | 61 PS (45 kW) |
| Total Tenaga Sistem Maksimum | 353 PS (260 kW) |
| Akselerasi (0-100 km/jam) | 8,6 detik |
| Kecepatan Maksimum | 180 km/jam |
| Kapasitas Baterai / Jenis | 58,5 kWh / BYD Blade Battery (LFP) |
| Jarak Tempuh Listrik Murni (WLTP) | 210 km |
| Jarak Tempuh Kombinasi (WLTP) | 950 km |
| Daya Pengisian Maksimum (AC / DC) | 11 kW / 559 kW (FLASH Charging) |
| Volume Bagasi (3 Konfigurasi) | 430 Liter / 570 Liter / 2.310 Liter |
| Format Konfigurasi Kursi | 3 Baris (Format 2 + 2 + 3) |
Sumber : BYD-Denza

