OMODA O4 Tawarkan Pengalaman Berkendara Lebih Personal

3 Min Read
OMODA O4 EV

Bridgeout.id – OMODA & JAECOO menegaskan arah pengembangan teknologi kendaraan melalui AI Cockpit yang disematkan pada OMODA O4. Teknologi tersebut diperkenalkan setelah kehadirannya dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2026.

AI Cockpit tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna dalam aktivitas sehari-hari, mulai dari perjalanan, hiburan, hingga interaksi sosial. Sistem ini dikembangkan dengan dukungan large language model (LLM) Seed dari ByteDance.

“OMODA O4 menjadi kendaraan yang dirancang untuk memahami penggunanya, bukan sekadar menjalankan perintah,” demikian pesan utama yang diusung OMODA & JAECOO melalui pengembangan Super AI Cockpit.

Berbeda dari sistem infotainment konvensional, AI Cockpit menggunakan arsitektur full-stack iterative. Sebuah kemampuan sistem dapat terus dikembangkan melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA).

AI Cockpit OMODA O4 dilengkapi 10 AI Agent yang bekerja secara terkoordinasi. Sistem tersebut dibagi ke dalam kelompok pemahaman perintah dan pendampingan personal.

Kelompok pertama bertugas memahami maksud pengguna serta menjalankan fungsi kendaraan. Kemampuannya mencakup pengenalan perintah kompleks, pengoperasian sejumlah fitur secara bersamaan, navigasi, dan pemantauan kondisi kendaraan.

Sementara itu, kelompok pendampingan personal dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang lebih emosional dan sesuai dengan preferensi pemilik kendaraan.

AI Cockpit tersebut juga mendukung interaksi dalam lima bahasa yang mencakup Inggris, Mandarin, Jepang, Arab, dan Prancis. Dengan dukungan pembaruan OTA, kemampuan sistem tidak bersifat statis. Pengalaman pengguna dapat berkembang seiring dengan peningkatan perangkat lunak dan pola penggunaan kendaraan.

Salah satu kemampuan utama AI Cockpit adalah scenario memory. Fitur ini memungkinkan sistem mengenali pola penggunaan berdasarkan waktu, lokasi, dan situasi tertentu.

Pada fitur navigasi, sistem diklaim mampu memahami lokasi berdasarkan deskripsi umum atau landmark. Sistem juga dapat menyusun rute dengan beberapa tujuan sekaligus. Rute tersebut dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna dan kondisi lalu lintas secara real-time. Kemampuan ini ditujukan untuk membuat perjalanan lebih praktis, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi di kawasan perkotaan.

Selain itu, tersedia AI-generated pet pada layar tengah. Karakter digital tersebut dapat merespons sentuhan melalui gerakan seperti berkedip dan berguling.

Sebagai informasi, OMODA O4 dibekali baterai lithium iron phosphate (LFP)  dengan kapasitas 65,05 kWh dan diklaim memiliki jarak tempuh hingga 553 kilometer berdasarkan pengujian NEDC.

Share This Article
Leave a Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *